Menu Tutup

Pengertian Berita Adalah Mirror of Reality, Ulasan Kategori, Penyajian dan Peliputan Berita

pengertian berita adalah
pengertian berita adalah
News atau Berita

Apa itu berita? Secara umum pengertian berita adalah informasi yang dipublikasikan oleh media massa diantaranya media cetak ataupun media online. Apa saja kategori berita? Secara umum yang paling mudah diingat mengenai Kategori berita diantaranya ada hard news atau soft news dan lainnya. Bagaimana cara membuat berita? Untuk lebih jelasnya telah di resume dari dasar-dasar jurnalistik mengenai pengertian berita. Baca Juga : Pertimbangkan Hal Ini Jika Kamu Mau Menjadi Jurnalis

Pengertian Berita Adalah Mirror of Reality, Kategori dan Cara Penyajian Berita Lengkap

Untuk memudahkan pengunjung, kami telah menyediakan eBook Pengertian Berita Pdf untuk Anda -Direct eBook PDF-

Pengertian Berita menurut para ahli

Hallim dan Mancini (1985), pengertian berita adalah mirror of reality, karena harus mencerminkan realitas yang hendak diberitakan (Eriyanto, 2002: 25). Lebih lanjut, kaum konstruksionis berita adalah hasil dari konstruksi sosial dimana selalu melibatkan pandangan, idologi, nilai-nilai dari wartawan  atau media (Eriyanto, 2002: 25). Selain itu, Lukman mengatakan, pengertian berita adalah hasil transaksi antara wartawan dengan narasumber. Realitas yang termasuk dalam pemberitaan bukanlah apa yang terjadi di dunia nyata, melainkan reaksi antara wartawan dengan sumber dan lingkungan sosial yang membentuknya (Eriyanto, 2002: 31). Baca Juga : Pengertian Soft News dan Contohnya Terbaru dalam Dasar-dasar Jurnalistik

Glasser  menyebutkan, pengertian berita adalah hasil dan olahan konstruksi wartawan. Sebagai konsekuensinya, realitas yang dihasilkan bersifar objektif. Berita bukanlah pencerminan dari realitas, melainkan reprsentasi dari realitas yang hadir setelah melalui konstruksi dan pemahaman wartawan atas fakta. Realitas sebagaimana tersaji dalam berita adalah realitas yang sudah diolah lewat pandangan dan pemaknaan wartawan (Eriyanto, 2002: 30). Pendapat Carnley, pengertian  berita adalah laporan yang tercepat dari suatu pristiwa atau kejadian yang faktual, penting dan menarik bagi sebagian besar pembaca, serta menyangkut kepentingan masyarakat akan informasi (Romli, 2005:5). Baca Juga : Pengertian Analisis Framing dan Ruang Lingkupnya Pada Media Massa

Kategori Berita

Menurut Santana (2005: 21-22) kategori berita terbagi atas:

  1. Hard news, adalah kisah berita yang menyangkut hal-hal penting yang langsung terkait dengan kehidupan pembaca, pendengar atau pemirsa. Kisah biasanya adalah hal-hal yang dianggap penting, dan karena itu segera dilaporkan oleh koran, radio, televisi dari semenjak pristiwanya terjadi. Baca Juga : Pengertian Hard News dan Contohnya dalam Dasar-dasar Ilmu Jurnalistik
  2. Feature news, adalah kisah peristiwa atau situasi yang menimbulkan kegemparan atau image (pencitraan). Pristiwa biasa jadi bukan termasuk yang teramat penting harus diketahui masyarakat, bahkan kemungkinan hal-hal yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu.
  3. Sport news, adalah berita-berita olahraga bisa masuk ke kategori hard news atau feature. Selain dari hasil-hasil pertandingan atau perlombaan, rangkaian, kompetisi musiman, pemberitaan juga meliput berbagai bidang lain yang terkait sport seperti tokoh-tokoh olahragawan, kehidupan para pemain olahraga yang bertanding.

Penyajian Berita

Penyajian berita ada beberapa jenis berita yang dikemukakan oleh Suhandang (2004: 104) yaitu:

  1. Berita Langsung (Straight News) yaitu jenis berita yang ditulis singkat, padat, lugas dan apa adanya. Penulisanya menggunakan gaya (style) pemaparan, yakni memaparkan pristiwa apa adanya tanpa disertai penjelasan atau interpretasi. Struktur penulisannya mengacu kepada struktur piramida terbalik (inverted pyramid), yaitu diawali dengan mengemukakan hal-hal paling penting, dan seterusnya. Bagian penting ditentukan alinea pertama (lead), setelah judul berita (headline) dan baris tanggal (dateline). Baca Juga : Pengertian, Macam-macam dan Bahaya Kekerasan dalam Media
  2. Berita Opini (Opinion News) yaitu berita mengenai pendapat, pernyataan atau gagasan seseorang. Biasanya pendapat para cedikiawan, tokoh masyarakat, ahli atau pejabat mengenai suatu masalah atau pristiwa. Penulisannya dimulai dengan teras pernyataan (statement lead) atau teras kutipan (quation lead), yakni mengedepankan ucapan yang isinya dianggap paling menarik.
  3. Berita Interpretatif (Interpretative News) adalah berita yang dikembangkan dengan komentar (penelitian) wartawan atau narasumber yang kompeten atas berita yang muncul sebelumnya, sehingga merupakan gabungan antara fakta dan interpretasi. Baca Juga : Sejarah ePaper atau Surat Kabar Online
  4. Berita Mendalam (Depth News) yaitu berita yang merupakan pengembangan dari berita yang sudah muncul, dengan pendalaman hal-hal yang ada di bawah suatu permukaan. Pendalaman yang dilakukan dengan mencari informasi tambahan dari narasumber atau berita terkait.
  5. Berita Penjelasan (Expository News) yaitu berita yang sifatnya menjelaskan dengan menguraikan sebuah pristiwa secara lengkap penuh data. Fakta dijelaskan secara rinci dengan beberapa argumentasi atau pendapat penulisan. Berita jenis ini biasanya panjang lebar sehingga harus disajikan secara bersambung atau berseri.
  6. Berita Penyelidikan (Investigative News) yaitu berita yang diperoleh dan dikembangkan berdasarkan kepentingan (penyelidikan) dari berbagai sumber. Disebut juga berita penggalian karena wartawan menggali informasi dari berbagai pihak. Baca Juga : Pengertian Privasi dan Konfidensialitas dalam Etika Jurnalistik

Peliputan Berita

Peliputan berita yang dimaksud adalah aktivitas mencari, mengolah, menulis, dan menyebarluaskan informasi kepada publik melalui media massa. Proses kerja wartawan sendiri secara umum bisa di artikan sebagai cara seorang reporter dalam mencari berita dan membuat naskah berita hingga layak dipublikasikan. Sebagai seorang reporter, penulis harus mampu mencari data-data kongkrit dilapangan dengan metode 5W+1H (What, Who, Where, When,Why+How). Semakin lengkap data-data tersebut di peroleh, semakin baik pula isi berita yang akan di buat.

  1. Layaknya sebagai seorang reporter, penulis harus cepat tanggap terhadap isu – isu yang beredar.
  2. Ketika wawancara dilakukan penulis harus mampu mencari dan menggali data-data dari nara sumber yang berkompeten.
  3. Apabila terjadi sebuah peristiwa atau kejadian penting di lapangan yang dirasa penting untuk diberitakan tanpa sepengetahuan koordinator liputan, maka penulis sebagai seorang reporter harus berinisiatif meliput kejadian tersebut, untuk itu seorang reporter di tuntut harus mempunyai sense of news yang tinggi.
  4. Apabila koordinator liputan menginstruksikan penulis melakukan laporan langsung dari tempat kejadian maka penulis harus mampu membuat naskah tersebut dengan cepat dan tepat.
  5. Alat komunikasi seperti telepon genggam amat di perlukan penulis ketika liputan guna berkoordinasi dengan koordinator liputan sekaligus untuk membuat berita menggunakan handphone jika koordinator sedang sibuk atau tidak bisa dihubungi.
  6. Setelah selesai meliput, penulis langsung bergegas menuju kantor redaksi untuk membuat naskah berita. (Febria, 2010:44). Baca Juga : Perkembangan New Media dan Dampaknya dalam Kebebasan Berekspresi

Daftar Pustaka

Febria, Lanang Galing Gumilang. 2010. Proses Kerja Reporter Berita Detikhot Subkanal Music Di Detik.Com Jakarta. Jawa Tengah : Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Romli, Asep Syamsul M. 2005. Jurnalistik Praktis. Bandung: Remadja Rosdakarya

Suhendang, kustadi. 2004. Pengantar Jurnalistik Seputar Organisasi, Produk dan Kode Etik. Bandung : Yayasan Nusantara Cendika.

1 Comment

Tinggalkan Balasan